ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BENCANA BANJIR BERBASIS GIS PADA DAS KRUENG KEURUTO KABUPATEN ACEH UTARA
DOI:
https://doi.org/10.64315/phsda.v3.i1.2026.id28Kata Kunci:
DAS, Aceh Utara, banjir, GIS, pemetaanAbstrak
DAS ( Daerah Aliran Sungai) Krueng Keuruto di Kabupaten Aceh Utara sering mengalami banjir, terutama pada musim hujan antara Desember hingga Maret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir menggunakan metode overlay berbasis GIS dengan parameter utama seperti kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, dan penggunaan lahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah penelitian terbagi dalam lima tingkat kerawanan banjir: sangat rendah (772,49 Ha), rendah (12.609,90 Ha), sedang (33.971,52 Ha), tinggi (7.648,22 Ha), dan sangat tinggi (19.262,02 Ha). Wilayah dengan kerawanan sangat tinggi didominasi oleh curah hujan tinggi, tanah bertekstur liat, dan lereng landai yang memperlambat aliran air, meningkatkan risiko banjir. Pemetaan berbasis GIS terbukti efektif dalam mengidentifikasi daerah rawan banjir, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan mitigasi bencana di Kabupaten Aceh Utara
Referensi
Ahmad, Sjafii. 2007. Banjir. Jakarta: Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan.
Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai: Edisi Revisi Kelima. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ananda, R. K., & Iqbal, D. (2021). Analisis Pengelolaan Das Peusangan Berkelanjutan, Provinsi Aceh. Agrienvi, 15(2), 66-76.
BNPB. 2016. Tentang Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana.
Bishop, M. P., James, L. A., Shroder, J. F., & Walsh, S. J. 2012. Geospatial Technologies and Digital Geomorphological Mapping: Concepts, Issues, and Research. Elsevier BV, 137(1), 5-26. DOI: https://doi.org/10.1016/j.geomorph.2011.06.027
L. Utama, A. Naumar. 2015. Kajian Kerentanan Kawasan Berpotensi Banjir Bandang dan Mitigasi Bencana pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji Kota Padang. Rekayasa Sipil.
Maulana, S., Hildanus, H., & Ananda, K. R. (2024). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUB DAS KRUENG JREUE, DAS KRUENG ACEH KABUPATEN ACEH BESAR. Journal of Forestry And Environment, 7(1), 1-9.Peraturan Pemerintah No. 121 Tahun 2015 tentang Pengusahaan Sumber Daya Air DOI: https://doi.org/10.64315/px1dq395
Sumanta, B., Kumbier, K., Brown, J. B., & Yu, B. (2018). Iterative Random Forests to discover predictive and stable high-order interactions. Proceedings of the National Academy of Sciences, 115(8), 1943–1948. https://doi.org/10.1073/pnas.1711236115. DOI: https://doi.org/10.1073/pnas.1711236115
Safridatul'Audah, B. (2017). Pembuatan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Sebaran Lokasi Distribusi Pemasaran Produk Batu Marmer Politeknik Aceh Selatan. Jurnal Inotera , 2 (2).
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Waqas, M., Honggang, X., Ahmad, N., Khan, S. A. R., & Iqbal, M. 2021. Big Data Analytics as a Roadmap Towards Green Innovation, Competitive Advantage, and Environmental Performance. Journal of Cleaner Production, 323, 128998 DOI: https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.128998
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Wira Putra, Kiki Rishki Ananda, Bakruddin (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



